KATA PENGANTAR
Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan bimbingan-Nya kami dapat menyusun makalah  ini yang berjudul “BISNIS DAN EKONOMI“ makalah  ini merupakan panduan bagi para siswa / siswi  SMK Negeri I Sekayu dalam melaksakan proses pembelajaran yang kami sajikan secara praktis dan sistematis. Sehingga dalam penguasaan materi pembelajaran dapat optimal sesuai dengan yang diharapkan. Dengan adanya proposal  ini diharapkan dapat membantu siswa menguasai materi pelajaran.
Semoga makalah yang kami buat ini dapat bermanfaat dan senantiasa menjadi sahabat dalam belajar untuk meraih prestasi yang gemilang dan memuaskan.Kritik serta saran dari teman – teman yang membangun kami lebih baik untuk membuat makalah selanjutnya.
   



   











DAFTAR ISI
Kata Pengantar......................................................................... i
Daftar isi.................................................................................. ii
BAB I Pendahuluan
1.1   Latar Belakang................................................................... 1
1.2   Rumusan Masalah.............................................................. 1
1.3   Tujuan................................................................................ 1
BAB II Pembahasan
2.1 Pengertian Bisnis................................................................ 2
2.2 Jenis-jenis bisnis................................................................. 3
2.3 Pengertian Ekonomi........................................................... 5
2.4 Definisi Ekonomi................................................................ 5
2.5 Metodologi Ekonomi.......................................................... 6
2.6 Sistem Ekonomi................................................................. 6
2.7 Macam-macam system ekonomi......................................... 6
2.8 Permintaan dan penawaran................................................ 7
BAB III Penutup
2.1 Kesimpulan........................................................................ 10
2.2 Saran.................................................................................. 10
Daftar Pustaka......................................................................... 11










BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
1.2.  Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai
berikut :
1)   Apa Definisi dari Bisnis dan ekonomi ?
2)   Apa akibat dan keuntungan terhadap masyarakat ?

1.3. Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1)   Untuk  mengetahui Definisi dri bisnis dan ekonomi
2)   Mengetahui dan memahami  manusia.kendala dalam berbisnis
3)   Dapat menjelaskan arti dari bisnis da ekonomi














BAB II
PEMBAHASAN
2.1     PENGERTIAN BISNIS
       Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya,untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business,dari kata dasar busy yang berarti“sibuk”dalam konteks individu, komunitas,ataupun masyarakat.Dalam artian,sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
       Dalam ekonomi kapitalis,dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta,bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya.Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan.Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini,misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah,masyarakat
 umum
       Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata“bisnis”sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya-penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.”Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.:
Contoh Bisnis seperti gambar di bawah ini:
 1288359608_133019474_1-Gambar--Dibutuhkan-Penjaga-warung-untuk-waralaba-Ice-Cendol-1288359608.jpg          Slide1.jpg
2.2  Jenis-jenis Bisnis
ü Monopsoni
Monopsoni, adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen. Perlu diteliti lebih jauh dampak fenomena ini, apakah ada faktor-faktor lain yang menyebabkan Monopsoni sehingga tingkat kesejahteraan petani berpengaruh.
Contohnya : hanya ada satu perusahaan yang menangani kereta api di Indonesia yaitu, PT.KAI

ü Monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.
Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau-lebih buruk lagi-mencarinya di pasar gelap

ü Oligopoli adalah adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing,mereka.
 Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada.
Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.

ü Oligopsoni, adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan
pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.

Contoh jenis-jenis bisnis seperti gambar di bawah ini:
 53a45b8ea34f564d8cc64ae0a07ffba1.jpg cc105df2c2e5337b6897f84a3ba47b360f6d09be.jpg



2.3  Pengertian Ekonomi
Ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikos yang berarti rumah tangga atau keluarga, sedangkan nomos berarti hukum, aturan, atau peraturan. Secara umum ekonomi diartikel sebagai manajemen rumah tangga atau aturan rumah tangga. Ekonomi merupakan ilmu sosial yang mempelajari kegiatan manusia yang berkaitan dengan konsumsi, distribusi, sampai produksi pada barang dan jasa.
Perkembangan ilmu ekonomi dimulai pada abad 18 yang pemikirannya diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik. Aliran ini dipelopori oleh John Adam Smith, seorang filsuf berkebangsaan Skotlandia yang terkenal melalui bukunya yang berjudul On Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations . Dan hingga kini walaupun ekonomi sulit untuk disimpulkan, ekonomi tetap digunakan untuk memahami, menganalisis dan memperkirakan fenomena di 租unia nyataseperti inflasi, perdagangan. internasional dan nilai tukar.
Seperti gambar dibawah ini:
 Seorang penjual sayur di sebuah pasar. https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcStyRB3R_u0Rhd2SmRgu0wA9bJlG17j0RBGHHKWAral8VyfnB1C   

2.4  Definisi ekonomi
Ekonomi adalah salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Ekonomi diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Ada beberapa definisi menurut para ahli :
1.      Adam Smith
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan Negara.
2.       Abraham Maslow
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
3.      Menurut saya sendiri
Ekonomi adalah satu ilmu yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena dalam kehidupan sehari-hari ekonomi sangat kita perlukan contohnya saat kita melakukan transaksi jual-beli barang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ekonomi adalah sebagai pengukur tingkat kemajuan suatu Negara, apakah Negara tersebut ekonominya dapat berkembang dengan baik atau keadaan ekonominya semakin memburuk.

2.5  Metodologi Ekonomi
Metodelogi sering disebut sebagai “The queen of social sciences”, Ekonimi itu ilmu yang mengkombinasikan antara ilmu matematika, statistik, dan teori ekonomi. Metode kuantitatif yaitu menggunakan uang sebagai alat tukar dalam masyarakat atau adanya suatu pergerakan atau pergerakan uang.

2.6  Sistem Ekonomi
      System ekonomi berkaitan tentang cara kita mengatur perekonomian untuk kita sendiri dengan cara individu dengan tujuan untuk mencapai suatu kepuasan atau kemakmuran setelah menjalankan suatu mekanisme ekonomi, begitu juga Negara yang selalu berkaitan tentang kemakmuran dan kesahjetraan masyarakatnya dalam mengikuti mekanisme ekonomi di jaman yang berkembang ini. Keberhasilan suatu Negara dalam menjalankan mekanisme ekonomi selalu diukur dengan angka kemakmuran dan kesahjetraan masyarakat yang tinggal di Negara tersebut.
2.7  Macam-macam system ekonomi
ü Sitem ekonomi tradisional
Suatu system yang berkembang Dalam suatu masyarakat yang berkaitan dengan perkembangan adat atau kebiasaan yang berkembang pada suatu daerah. Pada masyarakat kota mungkin perkembangannya sangat pesat jika kita ingin berbelanja kita tidak perlu dating ke took atau swalayan karena sudah bisa menggunakan internet yang digunakan sebagai media pemesanan suatu produk yang dibutuhkan. Sedangakan pada masyarakat desa masih banyak yang berbelanja ke pasar atau warung sederhana untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan masih sangat terasa unsure kealamian suatu ekonomi tradisionalnya.
ü Sistem ekonomi pasar
Suatu system yang berkembang didunia pemasaran yang dimulai dari memproduksi barang, disalurkan atau didistribusikan untuk sampai ke tangan konsumen. Dalam proses produksi suatu barang ada istilah ekonomi “mengeluarkan biaya sekecil mungkin untuk mendapatkan suatu laba yang sebesar-besarnya”.

2.8  Permintaan dan penawaran
1.      Permintaan
      Permintaan adalah suatu jumlah permintaan keseluruhan barang atau jasa yang akan dibeli oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan
Permintaan atas suatu barang bisa dipengarhui banyak factor, antara lain :
Ø  Harga barang yang bersangkutan atau yang akan dibeli.
Ø  Harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut.
Ø  Pendapatan rata-rata setiap masyarakat.
Ø  Jumlah penduduk
Ø   Selera masyarakat
Ø  Prediksi masyarakat tentang suatu barang tentang kondisi dimasa yang akan dating.
2.      Penawaran
Penawaran adalah suatu jumlah penawaran keseluruhan barang atau jasa yang akan dijual atau ditawarkan kepada konsumen untuk mendapatkan suatu laba.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran
Permintaan suatu brang bisa dipengarhui banyak factor, antara lain :
Ø  Harga barang yang dijual.
Ø  Harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut.
Ø   Biaya produksi.
Ø  Teknologi.
Ø  Prediksi harga dimasa dating.
Ø  kebijakan pemerintah seperti pajak dan subsisidi.
v Harga keseimbangan
Proses terjadinya tawar menawar antara pembeli dan penjual untuk memperoleh suatu harga keseimbangan yang saling disepakati oleh pembeli dan penjual.
Contohnya:
 http://www.invir.com/latihan/sma3unaseko07/U01U3EBT0923000004A.gif

v pengertian-ekonomi-kerakyatan
Ekonomi kerakyatan adalah identik dengan Ekonomi Pancasila, yaitu ekonomi yang digerakkan berdasarkan prinsip optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, sumber daya teknologi, sumber daya permodalan, sumber daya manusia (pelaksana dan pakar) yang ada untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat banyak.
Seperti gambar di bawah ini:
 https://cuamarta.files.wordpress.com/2012/05/pengertian-ekonomi-kerakyatan.jpg http://panel.mustangcorps.com/admin/fl/upload/files/ekonomi.jpg       








v Perbedaan Ekonomi Kerakyatan dengan Ekonomi Liberal:
1.    Ekonomi Liberal
Ekonomi Liberal atau dikenal dengan sebutan Ekonomi Pasar Bebas merupakan pembangunan ekonomi yang sebesar-besarnya ditentukan oleh mekanisme pasar bebas.
Keunggulan Ekonomi Liberal adalah membuka kesempatan seluas-luasnya kepada siapapun untuk masuk dalam mekanisme pasar tersebut.
Kelemahan Ekonomi Liberal adalah penguasaan pasar oleh para pemilik modal besar dan menghancurkan pemilik modal kecil, sehingga pemodal kecil tidak mampu masuk dalam mekanisme pasar bebas tersebut. Selain itu akan berakibat kesenjangan yang sangat lebar antara si Kaya dengan si Miskin yang berakibat terjadinya kecemburuan ekonomi yang mengarah kepada kecemburuan sosial dan penghancuran sistem ekonmi itu sendiri.
Ekonomi Liberal ataupun perubahannya yang disebut Ekonomi Neoliberal lebih memihak kepada kepentingan pemilik modal besar dan kurang berpihak kepada rakyat banyak. Bahkan lebih lanjut, pemerintahan yang menerapkan prinsip ini akan diintimidasi para pemilik modal besar sehingga mengorbankan kepentingan rakyat banyak. Pemerintah yang menerapkan prinsip ini biasanya tergolong pemerintah yang lemah.
2.    Ekonomi Kerakyatan
Ekonomi Kerakyatan memerlukan peran aktif pemerintah untuk mengatur agar pemanfaatan sumber daya alam yang ada untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat banyak, sehingga akan memberikan kesempatan yang sama dalam menikmati hasil kekayaan alam yang dimiliki bersama tersebut.
Keunggulan Ekonomi Kerakyatan adalah: (1) terlindunginya rakyat banyak dari persaingan yang tidak seimbang dengan para pemilik modal besar, (2) lebih mampu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak, (3) memperkecil kesenjangan antara si Kaya dengan si Miskin, dan (4) menciptakan hubungan sinergis antara Pemilik Modal Besar dengan Masyarakat banyak sebagai mitra kerjanya.
Kelemahan Ekonomi Kerakyatan adalah kurang diminati para pemilik modal besar karena keuntungan mereka perlu berbagi yang lebih proporsional dengan masyarakat banyak.
Pemerintahan yang menerapkan prinsip ini memerlukan sosok Pemimpin yang pemberani, tegas, kuat dan visioner. Pemimpin seperti ini berkemampuan untuk menghimpun para pemilik modal besar yang mau berbagi keuntungan secara proporsional untuk kepentingan rakyat banyak dengan prinsip sinergi antara pemilik modal tersebut dan rakyat banyak. Pemerintahan yang menerapkan prinsip ini merupakan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat banyak,
BAB III
Penutup
3.1 Kesimpulan
Demikianlah Makalah ini kami buat. Semoga makalah ini dapat diterima dan dapat bermanfaat bagi orang lain. Tidak lupa kami mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala Rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Dan tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu dalam pembuatan makalah ini. Semoga makalah ini dapat diterima oleh semua pihak karena makalah ini merupakan tahap awal kami dalam memulai belajar. Dengan selesainya makalah ini, kami berharap dapat diterima oleh semua pihak.

3.2 saran
Segala saran dan kritik kami harapkan dari semua pihak karena kami menyadari bahwa makalah kami masih jauh dari kata sempurna. Saran dan kritik tersebut semoga saja dapat menjadi pelajaran bagi kami semua untuk dapat menjadi lebih baik lagi dihari esok. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

sumber klik disini
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan bimbingan-Nya kami dapat menyusun makalah  ini yang berjudul “BISNIS DAN EKONOMI“ makalah  ini merupakan panduan bagi para siswa / siswi  SMK Negeri I Sekayu dalam melaksakan proses pembelajaran yang kami sajikan secara praktis dan sistematis. Sehingga dalam penguasaan materi pembelajaran dapat optimal sesuai dengan yang diharapkan. Dengan adanya proposal  ini diharapkan dapat membantu siswa menguasai materi pelajaran.
Semoga makalah yang kami buat ini dapat bermanfaat dan senantiasa menjadi sahabat dalam belajar untuk meraih prestasi yang gemilang dan memuaskan.Kritik serta saran dari teman – teman yang membangun kami lebih baik untuk membuat makalah selanjutnya.
   



   











DAFTAR ISI
Kata Pengantar......................................................................... i
Daftar isi.................................................................................. ii
BAB I Pendahuluan
1.1   Latar Belakang................................................................... 1
1.2   Rumusan Masalah.............................................................. 1
1.3   Tujuan................................................................................ 1
BAB II Pembahasan
2.1 Pengertian Bisnis................................................................ 2
2.2 Jenis-jenis bisnis................................................................. 3
2.3 Pengertian Ekonomi........................................................... 5
2.4 Definisi Ekonomi................................................................ 5
2.5 Metodologi Ekonomi.......................................................... 6
2.6 Sistem Ekonomi................................................................. 6
2.7 Macam-macam system ekonomi......................................... 6
2.8 Permintaan dan penawaran................................................ 7
BAB III Penutup
2.1 Kesimpulan........................................................................ 10
2.2 Saran.................................................................................. 10
Daftar Pustaka......................................................................... 11










BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
1.2.  Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai
berikut :
1)   Apa Definisi dari Bisnis dan ekonomi ?
2)   Apa akibat dan keuntungan terhadap masyarakat ?

1.3. Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1)   Untuk  mengetahui Definisi dri bisnis dan ekonomi
2)   Mengetahui dan memahami  manusia.kendala dalam berbisnis
3)   Dapat menjelaskan arti dari bisnis da ekonomi














BAB II
PEMBAHASAN
2.1     PENGERTIAN BISNIS
       Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya,untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business,dari kata dasar busy yang berarti“sibuk”dalam konteks individu, komunitas,ataupun masyarakat.Dalam artian,sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
       Dalam ekonomi kapitalis,dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta,bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya.Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan.Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini,misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah,masyarakat
 umum
       Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata“bisnis”sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya-penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.”Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.:
Contoh Bisnis seperti gambar di bawah ini:
 1288359608_133019474_1-Gambar--Dibutuhkan-Penjaga-warung-untuk-waralaba-Ice-Cendol-1288359608.jpg          Slide1.jpg
2.2  Jenis-jenis Bisnis
ü Monopsoni
Monopsoni, adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen. Perlu diteliti lebih jauh dampak fenomena ini, apakah ada faktor-faktor lain yang menyebabkan Monopsoni sehingga tingkat kesejahteraan petani berpengaruh.
Contohnya : hanya ada satu perusahaan yang menangani kereta api di Indonesia yaitu, PT.KAI

ü Monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.
Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau-lebih buruk lagi-mencarinya di pasar gelap

ü Oligopoli adalah adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing,mereka.
 Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada.
Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.

ü Oligopsoni, adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan
pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.

Contoh jenis-jenis bisnis seperti gambar di bawah ini:
 53a45b8ea34f564d8cc64ae0a07ffba1.jpg cc105df2c2e5337b6897f84a3ba47b360f6d09be.jpg



2.3  Pengertian Ekonomi
Ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikos yang berarti rumah tangga atau keluarga, sedangkan nomos berarti hukum, aturan, atau peraturan. Secara umum ekonomi diartikel sebagai manajemen rumah tangga atau aturan rumah tangga. Ekonomi merupakan ilmu sosial yang mempelajari kegiatan manusia yang berkaitan dengan konsumsi, distribusi, sampai produksi pada barang dan jasa.
Perkembangan ilmu ekonomi dimulai pada abad 18 yang pemikirannya diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik. Aliran ini dipelopori oleh John Adam Smith, seorang filsuf berkebangsaan Skotlandia yang terkenal melalui bukunya yang berjudul On Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations . Dan hingga kini walaupun ekonomi sulit untuk disimpulkan, ekonomi tetap digunakan untuk memahami, menganalisis dan memperkirakan fenomena di 租unia nyataseperti inflasi, perdagangan. internasional dan nilai tukar.
Seperti gambar dibawah ini:
 Seorang penjual sayur di sebuah pasar. https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcStyRB3R_u0Rhd2SmRgu0wA9bJlG17j0RBGHHKWAral8VyfnB1C   

2.4  Definisi ekonomi
Ekonomi adalah salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Ekonomi diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Ada beberapa definisi menurut para ahli :
1.      Adam Smith
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan Negara.
2.       Abraham Maslow
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
3.      Menurut saya sendiri
Ekonomi adalah satu ilmu yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena dalam kehidupan sehari-hari ekonomi sangat kita perlukan contohnya saat kita melakukan transaksi jual-beli barang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ekonomi adalah sebagai pengukur tingkat kemajuan suatu Negara, apakah Negara tersebut ekonominya dapat berkembang dengan baik atau keadaan ekonominya semakin memburuk.

2.5  Metodologi Ekonomi
Metodelogi sering disebut sebagai “The queen of social sciences”, Ekonimi itu ilmu yang mengkombinasikan antara ilmu matematika, statistik, dan teori ekonomi. Metode kuantitatif yaitu menggunakan uang sebagai alat tukar dalam masyarakat atau adanya suatu pergerakan atau pergerakan uang.

2.6  Sistem Ekonomi
      System ekonomi berkaitan tentang cara kita mengatur perekonomian untuk kita sendiri dengan cara individu dengan tujuan untuk mencapai suatu kepuasan atau kemakmuran setelah menjalankan suatu mekanisme ekonomi, begitu juga Negara yang selalu berkaitan tentang kemakmuran dan kesahjetraan masyarakatnya dalam mengikuti mekanisme ekonomi di jaman yang berkembang ini. Keberhasilan suatu Negara dalam menjalankan mekanisme ekonomi selalu diukur dengan angka kemakmuran dan kesahjetraan masyarakat yang tinggal di Negara tersebut.
2.7  Macam-macam system ekonomi
ü Sitem ekonomi tradisional
Suatu system yang berkembang Dalam suatu masyarakat yang berkaitan dengan perkembangan adat atau kebiasaan yang berkembang pada suatu daerah. Pada masyarakat kota mungkin perkembangannya sangat pesat jika kita ingin berbelanja kita tidak perlu dating ke took atau swalayan karena sudah bisa menggunakan internet yang digunakan sebagai media pemesanan suatu produk yang dibutuhkan. Sedangakan pada masyarakat desa masih banyak yang berbelanja ke pasar atau warung sederhana untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan masih sangat terasa unsure kealamian suatu ekonomi tradisionalnya.
ü Sistem ekonomi pasar
Suatu system yang berkembang didunia pemasaran yang dimulai dari memproduksi barang, disalurkan atau didistribusikan untuk sampai ke tangan konsumen. Dalam proses produksi suatu barang ada istilah ekonomi “mengeluarkan biaya sekecil mungkin untuk mendapatkan suatu laba yang sebesar-besarnya”.

2.8  Permintaan dan penawaran
1.      Permintaan
      Permintaan adalah suatu jumlah permintaan keseluruhan barang atau jasa yang akan dibeli oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan
Permintaan atas suatu barang bisa dipengarhui banyak factor, antara lain :
Ø  Harga barang yang bersangkutan atau yang akan dibeli.
Ø  Harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut.
Ø  Pendapatan rata-rata setiap masyarakat.
Ø  Jumlah penduduk
Ø   Selera masyarakat
Ø  Prediksi masyarakat tentang suatu barang tentang kondisi dimasa yang akan dating.
2.      Penawaran
Penawaran adalah suatu jumlah penawaran keseluruhan barang atau jasa yang akan dijual atau ditawarkan kepada konsumen untuk mendapatkan suatu laba.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran
Permintaan suatu brang bisa dipengarhui banyak factor, antara lain :
Ø  Harga barang yang dijual.
Ø  Harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut.
Ø   Biaya produksi.
Ø  Teknologi.
Ø  Prediksi harga dimasa dating.
Ø  kebijakan pemerintah seperti pajak dan subsisidi.
v Harga keseimbangan
Proses terjadinya tawar menawar antara pembeli dan penjual untuk memperoleh suatu harga keseimbangan yang saling disepakati oleh pembeli dan penjual.
Contohnya:
 http://www.invir.com/latihan/sma3unaseko07/U01U3EBT0923000004A.gif

v pengertian-ekonomi-kerakyatan
Ekonomi kerakyatan adalah identik dengan Ekonomi Pancasila, yaitu ekonomi yang digerakkan berdasarkan prinsip optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, sumber daya teknologi, sumber daya permodalan, sumber daya manusia (pelaksana dan pakar) yang ada untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat banyak.
Seperti gambar di bawah ini:
 https://cuamarta.files.wordpress.com/2012/05/pengertian-ekonomi-kerakyatan.jpg http://panel.mustangcorps.com/admin/fl/upload/files/ekonomi.jpg       








v Perbedaan Ekonomi Kerakyatan dengan Ekonomi Liberal:
1.    Ekonomi Liberal
Ekonomi Liberal atau dikenal dengan sebutan Ekonomi Pasar Bebas merupakan pembangunan ekonomi yang sebesar-besarnya ditentukan oleh mekanisme pasar bebas.
Keunggulan Ekonomi Liberal adalah membuka kesempatan seluas-luasnya kepada siapapun untuk masuk dalam mekanisme pasar tersebut.
Kelemahan Ekonomi Liberal adalah penguasaan pasar oleh para pemilik modal besar dan menghancurkan pemilik modal kecil, sehingga pemodal kecil tidak mampu masuk dalam mekanisme pasar bebas tersebut. Selain itu akan berakibat kesenjangan yang sangat lebar antara si Kaya dengan si Miskin yang berakibat terjadinya kecemburuan ekonomi yang mengarah kepada kecemburuan sosial dan penghancuran sistem ekonmi itu sendiri.
Ekonomi Liberal ataupun perubahannya yang disebut Ekonomi Neoliberal lebih memihak kepada kepentingan pemilik modal besar dan kurang berpihak kepada rakyat banyak. Bahkan lebih lanjut, pemerintahan yang menerapkan prinsip ini akan diintimidasi para pemilik modal besar sehingga mengorbankan kepentingan rakyat banyak. Pemerintah yang menerapkan prinsip ini biasanya tergolong pemerintah yang lemah.
2.    Ekonomi Kerakyatan
Ekonomi Kerakyatan memerlukan peran aktif pemerintah untuk mengatur agar pemanfaatan sumber daya alam yang ada untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat banyak, sehingga akan memberikan kesempatan yang sama dalam menikmati hasil kekayaan alam yang dimiliki bersama tersebut.
Keunggulan Ekonomi Kerakyatan adalah: (1) terlindunginya rakyat banyak dari persaingan yang tidak seimbang dengan para pemilik modal besar, (2) lebih mampu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak, (3) memperkecil kesenjangan antara si Kaya dengan si Miskin, dan (4) menciptakan hubungan sinergis antara Pemilik Modal Besar dengan Masyarakat banyak sebagai mitra kerjanya.
Kelemahan Ekonomi Kerakyatan adalah kurang diminati para pemilik modal besar karena keuntungan mereka perlu berbagi yang lebih proporsional dengan masyarakat banyak.
Pemerintahan yang menerapkan prinsip ini memerlukan sosok Pemimpin yang pemberani, tegas, kuat dan visioner. Pemimpin seperti ini berkemampuan untuk menghimpun para pemilik modal besar yang mau berbagi keuntungan secara proporsional untuk kepentingan rakyat banyak dengan prinsip sinergi antara pemilik modal tersebut dan rakyat banyak. Pemerintahan yang menerapkan prinsip ini merupakan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat banyak,
BAB III
Penutup
3.1 Kesimpulan
Demikianlah Makalah ini kami buat. Semoga makalah ini dapat diterima dan dapat bermanfaat bagi orang lain. Tidak lupa kami mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala Rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Dan tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu dalam pembuatan makalah ini. Semoga makalah ini dapat diterima oleh semua pihak karena makalah ini merupakan tahap awal kami dalam memulai belajar. Dengan selesainya makalah ini, kami berharap dapat diterima oleh semua pihak.

3.2 saran
Segala saran dan kritik kami harapkan dari semua pihak karena kami menyadari bahwa makalah kami masih jauh dari kata sempurna. Saran dan kritik tersebut semoga saja dapat menjadi pelajaran bagi kami semua untuk dapat menjadi lebih baik lagi dihari esok. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

sumber klik disini
Makalah Tentang Pendidikan Karakter


KATA PENGANTAR

      Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat, taufik serta hidayahnya dan tentunya nikmat sehat sehingga penyusunan makalah ini selesai sesuai dengan apa yang diharapkan. Shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW dan tak lupa saya ucapkan terimakasih atas semua pihak yang ikut membantu penyusunan makalah tentang pendidikan karakter. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang pendidikan karakter baik itu dari sisi pengertian pendidikan karakter maupun keberadaan serta peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan sebuah bangsa khususnya Indonesia. Semoga apa yang kami sampaikan melalui makalah ini dapat menambah wawasan baik itu untuk kami pribadi sebagai penulis maupun dunia pendidikan pada umumnya.
        Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu kami sangat mengharap adanya kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak - pihak yang sudah membantu dalam penyusunan makalah ini.



15 Mei 2014                                                                                                       Denpasar



                                                                                                                           Penyusun



DAFTAR ISI

Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi

BAB I          PENDAHULUAN
                    1.1. Latar Belakang
                    1.2. Rumusan Masalah
                    1.3. Tujuan
                    1.4. Ruang Lingkup
BAB II        PEMBAHASAN
                    2.1. Pengertian Pendidikan Karakter
                    2.2. Contoh Program Pendidikan Karakter
                    2.3. Peran Pendidikan Karakter
BAB III       PENUTUP
                    3.1. Kesimpulan
                    3.2. Saran

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
       Sebagai Negara yang besar dan dengan sumber daya alamnya yang melimpah pada dasarnya Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjadi salah satu Bangsa yang maju, bermartabat dan lebih baik dari saat ini, dan itu semua dapat terwujud tentunya dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif dan memiliki visi yang jelas dan terarah untuk kemajuan Bangsa. Untuk memenuhi tujuan terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas tentunya pendidikan adalah faktor terpenting yang tidak dapat dipisahkan.

       Hal ini sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pada pasal 3 (tiga) yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tujuan dari pendidikan nasional tidak saja hanya mencetak sumber daya manusia yang cerdas akan tetapi juga mampu mencetak kepribadian yang berkarakter, berakhlak, kreatif, memiliki misi visi dan bertanggung jawab serta sebagai warga negara yang baik. Kesuksesan seseorang tidak pernah lepas dari potensi yang dimiliki oleh orang tersebut, potensi dalam arti tidak saja berbicara tentang skil akan tetapi meliputi kemampuan seseorang mengimplementasikan potensi yang dimiliki untuk orang banyak, kemampuan mengelola diri dan orang lain.

   Berdasarkan penelitian di Harvard University Amerika Serikat ( Ali Ibrahim Akbar, 2000) mengungkapkan bahwa kemampuan teknis (Hard Skill) hanya memberikan kontribusi sekitar 20% terhadap kesuksesan seseorang, selebihnya sekitar 80% kesuksesan seseorang ditentukan oleh soft skill dan itu artinya karakteristik seseorang memiliki porsi yang lebih besar sebagai penentu sukses tidaknya seseorang dimana karakteristik seseorang sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan karakter yang ia serap.

1.2. RUMUSAN MASALAH
       Penulis telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam makalah ini sebagai batasan dalam pembahasan bab isi. Beberapa masalah tersebut antaralain :

a. Apa pengertian pendidikan karakter
b. Bagaimana Contoh program pendidikan karakter
c. Bagaimana peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa

1.3. TUJUAN PENULISAN
       Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dalam penulisan makalah ini sebagai berikut

Untuk mengetahui apa itu pendidikan karakter
Untuk mengetahu contoh program pendidikan karakter
Untuk mengetahui peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa


BAB II
PEMBAHASAN


2.1. PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTER

Pengertian karakter

Menurut Kamus Besar Bahasa Indoensia Karakter adalah Sifat - sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain
Menurut (Ditjen Mandikdasmen - Kementerian Pendidikan Nasional) karakter adalah cara berfikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.


Pengertian pendidikan
Berdasarkan (UU SISDIKNAS No 20 tahun 2003) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Pengertian pendidikan karakter
Pendidikan karakter adalah sebuah sistem yang menanamkan nilai karakter pada peserta didik yang mengandung komponen pengetahuan, kesadaran individu, tekad serta adanya kemauan dan tindakan untuk melaksanakan nilai - nilai baik terhadap Tuhan YME, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan maupun bangsa. Sementar itu menurut Lickona pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan dan melakukan nilai - nilai etika yang inti

2.2. CONTOH PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER

A. Lingkungan Sekolah
Training Guru
Program ini tujuannya adalah memberikan wawasan dan pelatihan kepada guru untuk memahami para anak didiknya dari segi psikologis yang kemudian dapat mempermudah dalam menentukan metode yang paling tepat untuk mendidik para siswanya melaui pendekatan psikologis sehingga para anak didik dapat menyerap materi yang disampaikan tanpa adanya beban ataupun rasa takut karena perbedaan status antara guru dan siswa namun tentunya tanpa mengurangi kode etik dan norma etika dan sopan santun

Program Kurikulum Pendidikan Karakter
Program ini di khususkan untuk suksesnya pendidikan karakter di sekolah, disamping pemberian materi juga menanamkan nilai - nilai kehidupan kepada para siswa

B. Lingkungan Keluarga
       Karakter akan terbentuk dari apa yang kita lihat, kita rasakan, dan dari sebuah aktifitas yang sering kita lakukan yang kemudian menjadi sebuah kebiasaan dan pada akhirnya akan menjadi sebuah kepribadian yang juga disebut dengan karakter.
Pada dasarnya setiap manusia memiliki 3 hubungan yaitu hubungan dengan diri sendiri, hubungan sosial dan alam sekitar dan hubungan dengan Tuhan YME. Dari ketiga hubungan tersebut akan menciptakan pemahaman kepada anak yang selanjutnya menjadi sebuah keyakinan dan dari sebuah pemahaman tersebut akan menentukan cara anak dalam memperlakukan dunianya.
Positf atau negatif perilaku anak sangat tergantung dengan positif atau negatifnya pemahaman anak tersebut dalam memahami atau memandang sebuah permasalahan atupun objek dan segala sesuatu yang terdapat disekitarnya.

       Membangun karakter anak sejak usia dini memiliki efek yang membekas dan akan tetap tertanam sampai anak itu tumbuh lebih dewasa dan mampu menjadi filter dari apa yang ia temukan di lingkungan sosial yang lebih luas yaitu masyarakat. Dari lingkungan keluarga ini lah persespsi anak akan terbentuk oleh karena itu berikanlah pemahaman yang positif terhadap baik dalam bentuk komunikasi maupun sikap dan berikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar dengan tetap adanya kontrol yang seimbang

2.3. PERAN PENDIDIKAN KARAKTER
       Dunia pendidikan adalah sebagai instrumen penting sekaligus sebagai penentu maju mundurnya sebuah bangsa dan lembaga pendidikan adalah sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi perkembangan pendidikan karakter. Keduanya merupakan satu kesatuan yang seharusnya berjalan seiring dan berimbang karena seperti yang sudah diungkapkan pada bab pendahuluan bahwa kesuksesan seseorang 80% ditentukan dari karakteristik seseorang apakah mampu mengelola potensi yang dimiliki serta mampu mengelola orang lain. Makna dari mengelola tentunya bersifat psoitif yaitu mampu bekerjasama dan mengimplementasikan potensi yang dimiliki dalam sebuah tindakan yang kreatif.

      Kemajuan suatu bangsa tidak akan tercapai hanya dengan tersedianya sumber daya alam yang melimpah dan orang - orang cerdas tanpa didukung dengan kepribadian yang positif. Di sinilah peran pendidikan karakter menjadi sangat penting untuk menciptakan manusia yang cerdas, kreatif dan berpepribadian yang luhur agar mampu mengelola sumber kekayaan alam sesuai dengan semestinya yaitu untuk membangun sebuah bangsa yang tidak hanya maju secara ekonomi atau tangguh dalam militer akan tetapi tidak mencerminkan bangsa yang bermartabat melainkan menjadi bangsa yang besar, mandiri dalam segala aspek dan bangsa yang berbudaya luhur dan bermartabat.

BAB III
PENUTUP


3.1. KESIMPULAN
       Dari pembahasan di atas penulis dapat menyimpulkan beberapa hal yang mencakup tentang pendidikan karakter yaitu bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga dan lembaga pendidikan adalah sebagai motor penggerak untuk pengembangan pendidikan karakter melalui berbagai program baik itu yang ditujukan kepada para pengajar maupun kepada para anak didik atau siswa.
Pendidikan karakter suatu sistem untuk menanamkan nilai nilai kpribadian yang luhur yang meliputi hubungan terhadap diri sendiri, terhadap lingkungan sekitar dan hubungan terhadap Tuhan YME dimana semua itu terbentuk dari sebuah pemahaman terhadap apa yang dilihat, dirasa, dan didengar.
Tujuan dari pendidikan karakter adalah untuk meningkatkat kualitas dari pendidikan itu sendiri untuk menciptakan manusia yang cerdas, kreatif , berahlak dan memiliki kepribadian yang positif agar mampu mengelola dan mengambil peran dalam membangun bangsa yang bermartabat.

3.2. SARAN
       Pemerintah adalah sebagai kontrol dunia pendidikan karena dari sinilah masa depan bangsa di tentukan, guru sebagai pendidik sudah sepantasnya dapat menentukan metode yang paling tepat untuk mendidik para siswanya melalui pendekatan psikologis agar tercipta suasana belajar yang nyaman dan kekeluargaan dan yang terakhir adalah orang tua sebagai orang terdekat dan merupakan tempat pertama seorang anak mengenal lingkungan hendaknya memberikan contoh yang positif dalam keseharian baik dalam bentuk sikaf maupun komunikasi yang bersidat searah dan dua arah
Akhirnya dari semua pembahasan ini kami sebagai penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Amin..

sumber klik disini

FORMAT PENULISAN MAKALAH
SEMINAR ILMIAH NASIONAL
”INSINAS 2015”



ABSTRAK

Ini adalah penjelasan mengenai format penulisan makalah yang digunakan pada Seminar Ilmiah Nasional ”Insinas 2015” yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Bagi peserta yang tidak  mematuhi  ketentuan/ format ini beresiko untuk tidak diprosiding. Petunjuk ini sekaligus juga  dijadikan template format penulisan makalah dengan memanfaatkan style/ formatting yang telah tersedia. Makalah ditulis semuanya dalam huruf Times New Roman berukuran 11 pt dan diawali dengan judul makalah yang ditulis dalam HURUF BESAR, nama penulis, disertai pula nama dan alamat  instansi serta abstrak makalah. Nama penulis diurut sesuai prioritas urutannya (penulis 1, 2, 3, dst.). Abstrak ditulis menggunakan huruf miring berukuran 11 pt dan terdiri kurang lebih 300 kata pada kertas A4 dengan, margin atas 3 cm,  margin kiri 2,5 cm, margin kanan 2,5 cm dan margin bawah  2,5 cm. Jarak antar baris 1 spasi (single). Pada akhir abstrak diberikan kata kunci yang berjumlah 3 – 5 kata/ frase kata.

Kata Kunci : format penulisan, makalah,Iptek,  SeminarNasional



I.              PENDAHULUAN
Prosiding Seminar Nasional akan disusun dari makalah yang dikirimkan ke panitia. Panitia akan melakukan penyuntingan pada artikel yang masuk untuk memeriksa ulang agar benar-benat sesuai dengan format yang telah ditentukan. Makalah sebaiknya disusun dengan urutan topik bahasan sebagai berikut :

• Pendahuluan : berisi latar belakang, 
  tujuan, pendekatan pemecahan masalah;
• Metode (metode untuk memecahkan
  permasalahan);
• Hasil dan pembahasan;
• Kesimpulan;
• Daftar Pustaka.

II.      PETUNJUK UMUM
Makalah dituliskan pada halaman berukuran A4 dengan margin kiri 3 cm, margin kanan, margin atas dan bawah 2,5 cm. Makalah dituliskan dengan jumlah halaman kurang lebih 10 halaman yang  disimpan dalam bentuk format word 97-2003 Document (.doc).


III.      PENULISAN GAMBAR DAN TABEL
Gambar dan tabel dituliskan menggunakan format rata tengah. Setiap gambar dan tabel haruslah diberi nomor dan judul serta diacu pada tulisan.

Nomor dan judul tabel diletakkan di atas tabel yang bersangkutan. Tabel 1 berikut menunjukkan contoh penulisan nomor dan judul tabel.

Nomor dan judul gambar diletakkan di bawah gambar, seperti terlihat pada gambar 1.

          Tabel 1. Contoh Penulisan Tabel

No
Parameter
dB
dBm
Remark
1
Sensitivitas

 -100

2
Gain Konversi
77


3
Range Dinamik
45


4
Respon  BB
0.5

200 KHz

 
 






Untuk memudahkan penomoran dan pemberian judul gambar serta tabel dapat digunakan fasilitas Caption.

Text Box:
Gambar 1. Contoh Penulisan
Judul Gambar.

Warna pada gambar dan tabel akan diusahakan tetap dipertahankan pada prosiding dalam bentuk CD atau e-Book, namun untuk prosiding cetak hanya tersedia dalam format hitam-putih (black and white).


III.    PENULISAN PERSAMAAN
Persamaan ditulis menggunakan format rata tengah dan diberi nomor yang ditulis di dalam kurung yang ditempatkan di margin kanan dari baris persamaan tersebut. Persamaan sebaiknya dituliskan menggunakan MS Equation pada MS Word. Persamaan (1) menunjukkan contoh penulisan persamaan.

                               F = m.a (1)


IV.      PENULISAN KUTIPAN DAN DAFTAR PUSTAKA
Penulisan sumber kutipan menggunakan format penomoran [1], [2] dan seterusnya. Daftar Pustaka hanya memuat Pustaka yang secara langsung diacu/ menjadi sumber kutipan. Berikut adalah beberapa contoh penulisan daftar pustaka,

[1]  DiMasi, JA., Grabowski, HG.,  (2004), Patents and R&D Incentives: Comments on the Hubbard and Love Trade Framework for Financing Pharmaceutical R&D, Tufts Center for the Study of Drug Development, Tufts University and Department of Economics, Duke University,  USA.
[2]  Global Tax Services, (2007), ASPAC R&D Incentives Services, KPMG International;.
[3]  Kementerian Riset dan Teknologi, (2010), Kebijakan Strategis Pembangunan Nasional Iptek 2010 -2014, Jakarta.
[4]  William N Dunn, (1998), Pengantar Analisis Kebijakan Publik, Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
[5]  Zee, H.H., Stotsky, J.G., and Ley, E. (2002), Tax Incentive for Business Investment: A Primer for Policy Makers in Developing Countries, World Development, Vol. 30, No.9. pp 1497 – 1516.

 

V.         PENGIRIMAN MAKALAH DAN BAHAN

              PRESENTASI

Makalah beserta Bahan Presentasi yang dituliskan dalam bentuk Power Poin (dengan format tertentu/ lihat lampiran) dikirimkan ke alamat e-Mail: insinas@ristek.go.id paling lambat Senin, 23 November 2015. Hanya makalah (tulisan ilmiah) saja yang akan diprosiding. Power Poin bahan presentasi tidak diprosiding. Sebelum pelaksanaan acara seminar diharapkan agar seluruh pemakalah sudah menyampaikan bahan presentasi Power Poin (soft copy) yang akan ditampilkan kepada panitia. 




 sumber klik disini








Copyright © 2013 Kumpulan Materi